by

Masa Pandemi, BLU Targetkan 7 Juta Penumpang

Semarang – Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang menurunkan target penumpang di tahun 2021 hingga 50 persen. Pihaknya menargetkan 7juta penumpang pada 2021 karena kebijakan pembatasan jumlah penumpang di dalam armada bus selama pandemi Covid-19.

Masa Pandemi, BLU Targetkan 7 Juta Penumpang

Hal ini disampaikan Kepala BLU Trans Semarang, Hendrix Setiawan, Rabu (10/3) melalui sanbungan telepon.

“Kalau acuannya dari 2019 ya jelas turun signifikan, karena awal 2020 ada pandemi yang mengharuskan pembatasan jumlah penumpang di dalam armada,” ujar Hendrix.

Menurutnya, pembatasan jumlah penumpang tersebut sebagai upaya memberlakukan disiplin protokol kesehatan. “Kami juga memberlakukan disiplin protokol kesehatan sehingga ada pembatasan penumpang agar sesuai prokes physical distancing,” kata Hendrix.

BLU Trans Semarang menjadi salah satu transportasi umum milik Pemerintah Kota Semarang yang telah menerapkan protokol kesehatan dengan sangat baik, mulai dengan menyediakan tempat cuci tangan di setiap shelter bus, handsanitizer, alat pemindai suhu tubuh, pembayaran non tunai menggunakan e-money hingga pembatasan penumpang.

Akibat adanya pembatasan penumpang, setiap armada baik Trans Semarang maupun Feeder hanya membatasi penumpang dengan kapasitas 50 persen.

Menurut Hendrix, pembatasan penumpang tersebut membuat penurunan penumpang yang cukup signifikan. “Jadi di tahun 2019 kita mencapai 14juta penumpang, tapi pada tahun 2020 turun menjadi sekitar 7juta penumpang,” kata Hendrix.

Pada tahun 2021 kali ini, lanjut Hendrix, dirinya mematok target penumpang 7juta sampai 8juta penumpang, hal ini lebih rendah dari target-target penumpang tahun sebelumnya karena dampak pandemi yang belum tahu sampai kapan akan berlalu.

“Target penumpang kami masih mengikuti tahun 2020 atau sekitar 7-8 jutaan. Kami belum tahu sampai kapan pembatasan, tapi kami berharap agar kondisi segera normal kembali agar kapasitas yang sebelumnya dibatasi bisa normal kembali dan perekonomian bisa berjalan seperti sedia kala,” katanya. Sumber Semarangkota.go.id

News Feed